How to Become Myself?


Selama 21 tahun menjalani hidup di dunia yang fana ini, saya merasa bahwa hal yang paling sulit adalah mengendalikan diri saya sendiri. Berjuang selama 21 tahun untuk mengerti apa arti di balik setiap kejadian, mengambil hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian, hanya dua hasilnya, berhasil atau gagal. Berhasil mengambil hikmah atau pelajaran? ataukah gagal mengambil hikmah atau pelajaran?

Menurut saya hidup itu memang tidak akan mudah, walaupun kita berusaha menanamkan pemikiran bahwa “Life is easy, If you are thinking that Life is easy” , well itu adalah nasihat pamungkas dari orang-orang yang berhasil melewati masa-masa sulitnya, bagaimanapun hidup harus tetap ada perjuangan, nasihat pamungkas itu hanyalah pendorong, penyamangat kita untuk tetap melanjutkan hidup, kenyataan tak semudah menutup mata.  Melanjutkan hidup adalah bagaimana kita bangkit lagi setelah terjatuh, lalu terjatuh lagi setelah bangkit, dan bangkit lagi setelah terjatuh, terus berkali-kali, sampai pada akhirnya kita menemukan akhir yang manis dari begitu banyak perjuangan.

Yang perlu kita putuskan, apakah akhir yang manis itu akan kita setting hingga pada akhirnya menjadi akhir manis yang semu atau akhir manis yang nyata? hanya satu perbedaan di antara keduanya, perjuangan dengan akhir yang manis serta nyata itu melibatkan Allah bersamanya, sedangkan yang semu tidak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s